Menjadi Tua Itu Mutlak, Tapi Menjadi Dewasa Itu Pilihan

Hari ini kakak.ku Ditha ulang tahun. Mungkin ditengah kesibukannya, dia tak lagi ingat hari dimana dia lahir kedunia. Hari dimana seorang ibu memperjuangkan hidup.nya untuk kehidupan seorang bayi mungil yang ingin juga menghirup udara dunia.
Alhamdulillah, satu hal yang kami syukuri, di ulang tahun.nya dia dalam keadaan sehat wal-afiat. Tak ada kado apa-apa yang bisa kuberikan, karena kakak.ku jauh. Di Malang dia tinggal.nya. Hanya sebuah ucapan selamat, “selamat ulang tahun kakakku yang baik, semoga sisa umur.mu diberkahiNya. Amin”.

Kata-kata yang sama, yang dulu kakak.ku ucapkan di hari lahir.ku, “dek, menjadi tua itu mutlak, tapi menjadi dewasa, itu pilihan…!”, hari ini kuucapkan juga pada.nya. Terima kasih telah mengajari.ku menjadi adikmu yang slalu belajar untuk dewasa, tapi tidak pernah bisa. Mungkin suatu hari ku bisa menjadi se-dewasa dirimu, kak…

Sukses buat tulisan-tulisannya,
Mimpiku, suatu hari kakak.ku menjadi seorang penulis yang hebat,
yang tulisan-tulisan.nya bisa berguna buat orang lain. Amin.

Kak Dith, tidak hanya hari ini, seperti yang selalu kukatakan padamu, memintalah sebanyak-banyak.nya padaNya, dan adikmu ini akan selalu membantu.mu mengamini setiap permintaanmu pada.Nya.

Mizz U, kak….

Be Sociable, Share!

    You may also like...

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.